Metode presipitasi

 Nama : Afifah Azzahra

NIM : G1E121042

Kelas : B


Link video : https://youtu.be/pz6tsIYM31U

Komentar

  1. Pada penjelasan video di jelaskan bahwa menggunakan etanol sebegi pelarut, jadi Mengapa etanol tersebut digunakan sebagai zat pelarut organik, apabila etanol tidak ada apakah bisa di ganti kan dengan pelarut yang lain, dan jika ada apa dan jelaskan ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Zat yang akan didispersikan perlu dilarutkan dahulu ke dalam pelarut organik(etanol) yang hendak dicampur dengaan air. Setelah larut dalam pelarut organik, larutan zat ini kemudian diencerkan dengan larutan pensuspensi dalam air sehingga akan terjadi endapan halus tersuspensi dengan bahan pensuspensi.Apabila etanol tidak ada, dapat digantikan dengan propilenglikol atau polietilenglikol.

      Hapus
  2. mengapa pada proses presipitasi tersebut dogunakan suspending agent (cmc)? apakah jika tidak ada bahan tersebut proses presipitasi menjadi gagal? mohon dijelaskan terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pada pembuatan suspensi dengan metode presipitasi sangat diperlukan suspending agent, suspending agent berfungsi untuk mendispersikan partikel tidak larut kedalam pembawa dan meningkatkan viskositas sehingga kecepatan pengendapan bisa diperkecil, viskositas yang meningkat menyebabkan laju sedimentasi menjadi lambat dan pada sediaan suspensi dan meningkatkan stabilitas fisik sediaan.

      Hapus
  3. Bagaimana kerja solusi hidroksida dalam menentukan konsentrasi yang sesuai? dan apabila solusi hidroksida tidak ditambahkan apakah akan berpengaruh pada ketetapan konsentrasinya?Jelaskan!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pada video tersebut merupakan proses pembuatan lotion kumerfeldi yaitu obat jerawat, sehingga dibutuhkan solutio kalsium hidroksida sebagai astrigent atau pengecil pori-pori, dikarenakan pada praktikum tersebut ingin dibuat lotio sebanyak 100ml maka dibutuhkan solutio kalsium hidroksida sebanyak 40 ml sesuai dengan resep yang ada pada video, selain itu solutio kalsium hidroksida ini juga digunakan sebagai pengencer karena syarat dari lotio sendiri adalah mudah diratakan sehingga apabila tidak ditambahkan solutio kalsium hidroksida maka endapan tersebut tetap kental dan sulit diratakan.

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini