Pada penjelasan anda sebelumnya anda mengatakan nilai akurasi dari metode analisis dapat ditentukan oleh nilai recovery berdasarkan AOAC, dan disana tertulis bahwa nilai recovery sediaan yang mengandung zat aktif 500mg adalah 98%-102%, sedangkan berdasarkan jurnal yang saya dapat https://journal.unpak.ac.id/index.php/ekologia/article/download/259/181 dikatakan bahwa Uji akurasi dilakukan dengan menggunakan tiga level konsentrasi dengan tiga replikasi untuk setiap level konsentrasi. Kriteria penerimaan akurasi adalah %recovery 98%-102%. Yang dimana tidak disebutkan bahwa harus mengandung zat aktif 500 mg maka nilai recoverynya 98-102%, jadi menurut anda apabila jumlah zat aktifnya mempengaruhi nilai recoverynya dan apakah semakin besar jumlah zat aktifnya maka semakin baik nilai recoverynya?
Berdasarkan hasil pemikiran saya nilai akurasi yang baik sesuai AOAC berada pada rentang 98 sampai 102% menunjukkan bahwa nilai akurasi suatu metode analisis baik untuk digunakan karena nilai analisis yang dihasilkan mendekati nilai yang sebenarnya, sehingga hasil menunjukkan ketepatan pengukuran jika semakin besar nilai % recovery yang dihasilkan, maka semakin tinggi pula nilai akurasinya.
Pada video anda sebutkan bahwa metode analisis nitrimetri tersebut dinilai kurang spesifik untuk analisi kadar suatu zat, tolong jelaskan apa yang anda maksud dengan kurang spesifik tersebut dan metode apa yang lebih spesifik untuk digunakan untuk analasis kadar zat aktif pada suatu sediaan
Metode analisis nitrimetri atau juga bisa disebut titrasi diazotasi ini kurang memiliki sensitifitas kadar yang kecil. metode spektrofometri lebih baik dari pada metode nitrimetri. Hal ini dikarenakan metode spektrofometri memiliki keunggulan dalam hal selektivitas dan sensitivitas. Selektivitas berarti bahwa metode ini dapat menganalisis dengan benar parasetamol, sedangkan sensitivitas adalah dengan kadar yang kecil metode ini dapat mendeteksi. Selektivitas dan sensitivitas yang tinggi pada metode spektrofotometri menghasilkan nilai akurasi yang tinggi dan memenuhi nilai akurasi yang dipersyaratkan AOAC.
Pada penjelasan anda sebelumnya anda mengatakan nilai akurasi dari metode analisis dapat ditentukan oleh nilai recovery berdasarkan AOAC, dan disana tertulis bahwa nilai recovery sediaan yang mengandung zat aktif 500mg adalah 98%-102%, sedangkan berdasarkan jurnal yang saya dapat https://journal.unpak.ac.id/index.php/ekologia/article/download/259/181 dikatakan bahwa Uji akurasi dilakukan dengan menggunakan tiga level konsentrasi dengan
BalasHapustiga replikasi untuk setiap level konsentrasi. Kriteria penerimaan akurasi
adalah %recovery 98%-102%. Yang dimana tidak disebutkan bahwa harus mengandung zat aktif 500 mg maka nilai recoverynya 98-102%, jadi menurut anda apabila jumlah zat aktifnya mempengaruhi nilai recoverynya dan apakah semakin besar jumlah zat aktifnya maka semakin baik nilai recoverynya?
Berdasarkan hasil pemikiran saya nilai akurasi yang baik sesuai AOAC berada pada rentang 98 sampai 102% menunjukkan bahwa nilai akurasi suatu metode analisis baik untuk digunakan karena nilai analisis yang dihasilkan mendekati nilai yang sebenarnya,
Hapussehingga hasil menunjukkan ketepatan pengukuran jika semakin besar nilai %
recovery yang dihasilkan, maka semakin tinggi pula nilai akurasinya.
Pada video anda sebutkan bahwa metode analisis nitrimetri tersebut dinilai kurang spesifik untuk analisi kadar suatu zat, tolong jelaskan apa yang anda maksud dengan kurang spesifik tersebut dan metode apa yang lebih spesifik untuk digunakan untuk analasis kadar zat aktif pada suatu sediaan
BalasHapusMetode analisis nitrimetri atau juga bisa disebut titrasi diazotasi ini kurang memiliki sensitifitas kadar yang kecil. metode spektrofometri lebih baik dari pada metode nitrimetri. Hal ini dikarenakan metode spektrofometri memiliki keunggulan dalam hal selektivitas dan sensitivitas. Selektivitas berarti bahwa metode ini dapat menganalisis dengan benar parasetamol, sedangkan sensitivitas adalah dengan kadar yang kecil metode ini dapat mendeteksi. Selektivitas dan sensitivitas yang tinggi pada metode spektrofotometri menghasilkan nilai akurasi yang tinggi dan memenuhi nilai akurasi yang dipersyaratkan AOAC.
Hapus